PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU PADA ANAK
##plugins.themes.bootstrap3.article.main##
Abstract
TB adalah penyebab kematian urutan kesembilan dunia di atas HIV / AIDS. Pada tahun 2016, angka kematian TB HIV-negatif diperkirakan 1,3 juta orang (menurun dari 1,7 juta orang di 2000) dan TB HIV-positif mencapai 374.000 orang. TB di Indonesia menduduki peringkat lima besar dunia bersama India, China, Filipina dan Pakistan, dengan jumlah pasien sekitar 5,8% dari total jumlah pasien TB dunia. Angka prevalensi TB di Indonesia pada tahun 2016 adalah 391 per 100.000 penduduk, dimana hampir separuhnya adalah wanita usia produktif. Sekitar 1-3% dari semua wanita hamil menderita TBC dan terdapat 16 wanita hamil dengan TBC aktif, serta 7 dari 11 yang diperiksa menderita positif HIV. Target angka eliminasi TBC pada 2030 adalah 65 per 10.000 penduduk, dengan angka kematian 6 per 100.000 penduduk. Angka kejadian TBC Nasional 312 per 10.000 penduduk, di Mimika angka TBC 707 per 10.000 penduduk. Angka kematian TBC di Mimika berjumlah 27 per 100.000 penduduk. Tujuan kegiatan ini mencegah penularan TB paru dewasa ke anak balita yang tinggal serumah dengan penderita TB serta memutus mata rantai penularan penyakit menular. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli - September 2024, dengan jumlah partisipan 90 ibu balita dan kader Posyandu di Kelurahan Kamoro Jaya Wilayah kerja Puskesmas Wania. Materi kegiatan yaitu pencegahan penularan TB paru pada anak, dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Sebelum diberikan materi, partisipan diharuskan mengisi kuesioner yang terdiri dari identitas berupa nama, jenis kelamin, usia serta kuesioner terkait pengetahuan dalam mencegah penularan TB paru. Terdapat peningkatan pengetahuan pencegahan TB paru pada anak.
##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


